top of page

Group

Public·202 members

Jurnalemulsiminyakikanpdf63



Jurnal Emulsi Minyak Ikan PDF 63: Sebuah Tinjauan Mengenai Penelitian dan Aplikasi Emulsi Minyak Ikan




Minyak ikan merupakan salah satu sumber asam lemak omega-3 yang bermanfaat bagi kesehatan manusia. Namun, minyak ikan memiliki beberapa kendala dalam penggunaan dan penyimpanannya, seperti mudah teroksidasi, berbau tidak sedap, dan sulit dicampur dengan air. Oleh karena itu, salah satu cara untuk mengatasi kendala tersebut adalah dengan membuat emulsi minyak ikan.




jurnalemulsiminyakikanpdf63



Emulsi minyak ikan adalah suatu sistem dispersi yang terdiri dari fase minyak yang tersebar dalam fase air dengan bantuan zat pengemulsi. Emulsi minyak ikan dapat meningkatkan stabilitas, kelarutan, dan daya terima minyak ikan, serta memungkinkan penggunaan minyak ikan dalam berbagai produk pangan, farmasi, kosmetik, dan lain-lain.


Jurnal emulsi minyak ikan pdf 63 adalah sebuah istilah yang mengacu pada kumpulan artikel ilmiah yang membahas tentang penelitian dan aplikasi emulsi minyak ikan. Artikel-artikel tersebut dapat diunduh secara gratis dalam format pdf dari berbagai sumber online. Jurnal emulsi minyak ikan pdf 63 mencakup berbagai topik, seperti formulasi, uji stabilitas fisik, karakterisasi fisikokimia dan sensori, pemurnian minyak ikan, dan penggunaan emulsi minyak ikan dalam produk-produk tertentu.


Formulasi dan Uji Stabilitas Fisik Sediaan Emulsi Minyak Ikan Lemuru




Artikel ini ditulis oleh Patihul Husni et al. (2017) dan dipublikasikan dalam Jurnal As-Syifaa. Artikel ini bertujuan untuk menentukan formula dan stabilitas fisik emulsi minyak ikan lemuru (Sardinella lemuru), yaitu salah satu jenis ikan pelagis kecil yang banyak ditemukan di Indonesia. Minyak ikan lemuru mengandung asam lemak omega-3 yang tinggi sehingga bermanfaat bagi kesehatan.


Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan membuat tiga formula emulsi minyak ikan lemuru dengan konsentrasi yang berbeda (F1: 5%, F2: 10%, dan F3: 15%) menggunakan emulgator alami (gom arab). Emulsi disimpan pada dua variasi suhu (25oC dan 40oC) selama 30 hari dan diuji stabilitas fisiknya meliputi organoleptis, homogenitas, tipe emulsi, viskositas, pH, dan ukuran rata-rata globula.


Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga formula emulsi menunjukkan pemisahan fase pada waktu yang berbeda pada kedua suhu penyimpanan. Viskositas ketiga formula emulsi menurun selama periode penyimpanan. Tipe emulsi ketiga formula adalah minyak-dalam-air (O/W). pH ketiga formula emulsi mengalami fluktuasi selama periode penyimpanan. Ukuran rata-rata globula formula emulsi F3 lebih besar daripada F1 dan F2. Kesimpulan penelitian adalah formula emulsi yang paling stabil adalah F3 yang mengandung 15% minyak ikan lemuru. F3 stabil selama lebih dari 21 hari pada suhu 25oC dan lebih dari 14 hari pada suhu 40oC.


Emulsi Kaya Omega-3 dan Squalene dari Kombinasi Minyak Ikan Sardin dan Cucut




Artikel ini ditulis oleh Nurjanah et al. (2017) dan dipublikasikan dalam Jurnal Teknologi Hasil Perikanan Indonesia. Artikel ini bertujuan untuk menghasilkan produk emulsi kaya omega-3 dan squalene dari kombinasi minyak ikan sardin yang kaya omega-3 dan minyak ikan cucut yang kaya squalene.


Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan membuat tiga formula emulsi dengan perbandingan volume antara minyak ikan sardin dan cucut yaitu E1: 100:0; E2: 75:25; E3: 50:50; E4: 25:75; E5: 0:100 (%v/v). Emulgator yang digunakan adalah lesitin kedelai sebanyak 5% dari total volume fase minyak. Emulsi diuji kadar asam lemak omega-3 totalnya menggunakan metode titrasi asam basa setelah dilakukan derivatisasi sampel menjadi metil ester asam lemaknya. Kadar squalene diukur menggunakan spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang maksimumnya yaitu 210 nm setelah dilakukan ekstraksi dengan n-heksana.


Hasil penelitian menunjukkan bahwa formula E1 memiliki kadar asam lemak omega-3 total tertinggi yaitu sebesar 28% sedangkan formula E5 memiliki kadar squalene tertinggi yaitu sebesar 0,63%. Formula E3 memiliki kadar asam lemak omega-3 total sebesar 13% dan kadar squalene sebesar 0,31%. Formula E3 merupakan formula optimal untuk menghasilkan produk emulsi kaya omega-3 dan squalene dari kombinasi minyak ikan sardin dan cucut.


Kesimpulan




Jurnal emulsi minyak ikan pdf 63 adalah sebuah istilah yang mengacu pada kumpulan artikel ilmiah yang membahas tentang penelitian dan aplikasi emulsi minyak ikan. Artikel-artikel tersebut dapat diunduh secara gratis dalam format pdf dari berbagai sumber online.


Jurnal emulsi minyak ikan pdf 63 mencakup berbagai topik, seperti formulasi, uji stabilitas fisik, karakterisasi fisikokimia dan sensori, pemurnian minyak ikan, dan penggunaan emulsi minyak ikan dalam produk-produk tertentu.


Formulasi Sediaan Nanoemulsi dari Minyak Ikan Menggunakan Metode Sonikasi




Artikel ini ditulis oleh Rahmadevi et al. (2020) dan dipublikasikan dalam Journal of Healthcare Technology and Medicine. Artikel ini bertujuan untuk membuat sediaan nanoemulsi dari minyak ikan (Oleum Iecoris Aselli) menggunakan metode sonikasi dan menentukan formula terbaik berdasarkan karakteristik fisik dan kimia.


Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan membuat empat formula nanoemulsi minyak ikan dengan kombinasi tween 20 dan span 60 sebagai emulgator (F1: 10:1; F2: 10:2; F3: 10:3; F4: 10:4) dan menggunakan sonikasi sebagai metode pembuatan. Nanoemulsi diuji karakteristik fisiknya meliputi organoleptis, tipe emulsi, ukuran partikel, dan transmitansi. Nanoemulsi juga diuji karakteristik kimianya meliputi pH, bilangan asam, bilangan peroksida, dan kadar asam lemak omega-3.


Hasil penelitian menunjukkan bahwa formula nanoemulsi minyak ikan terbaik adalah F1 dengan kombinasi tween 20 dan span 60 (10:1). Formula F1 memiliki bentuk cair, warna merah muda transparan, aroma khas tween 20, tipe emulsi minyak-dalam-air (O/W), ukuran partikel 1,172 µm, transmitansi 99%, pH 6, bilangan asam 0,5 mg KOH/g, bilangan peroksida 0 meq/kg, dan kadar asam lemak omega-3 28%.


Pengaruh Konsentrasi Minyak Ikan Lemuru dan Gom Arab terhadap Stabilitas Emulsi




Artikel ini ditulis oleh Listiyani et al. (2017) dan dipublikasikan dalam Jurnal Teknologi Pangan dan Gizi. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi minyak ikan lemuru dan gom arab terhadap stabilitas emulsi serta menentukan konsentrasi optimal dari kedua bahan tersebut.


Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan membuat sembilan formula emulsi dengan variasi konsentrasi minyak ikan lemuru (5%, 7%, dan 9%) dan gom arab (0,5%, 0,75%, dan 1%) sebagai emulgator. Emulsi disimpan selama tujuh hari pada suhu ruang dan diuji stabilitasnya meliputi uji pemisahan fase, uji viskositas, uji pH, uji tipe emulsi, uji ukuran globula rata-rata, uji indeks polidispersitas (PDI), dan uji zeta potensial.


Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi minyak ikan lemuru dan gom arab berpengaruh signifikan terhadap stabilitas emulsi. Konsentrasi optimal dari kedua bahan tersebut adalah 9% minyak ikan lemuru dan 0,75% gom arab yang menghasilkan emulsi dengan stabilitas tertinggi. Emulsi dengan konsentrasi optimal memiliki nilai pemisahan fase 0%, viskositas 0,32 Pa.s, pH 6, tipe emulsi minyak-dalam-air (O/W), ukuran globula rata-rata 0,29 µm, PDI 0,18, dan zeta potensial -38 mV.


Karakterisasi Fisikokimia dan Sensori Emulsi Minyak Ikan dengan Penambahan Sari Buah




Artikel ini ditulis oleh Wulandari et al. (2018) dan dipublikasikan dalam Jurnal Pangan dan Agroindustri. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik fisikokimia dan sensori emulsi minyak ikan dengan penambahan sari buah jeruk, mangga, dan nanas.


Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan membuat empat formula emulsi minyak ikan dengan penambahan sari buah yang berbeda (E0: tanpa sari buah; E1: sari buah jeruk; E2: sari buah mangga; E3: sari buah nanas). Emulsi dibuat dengan cara mencampurkan fase minyak (minyak ikan 10% dan lesitin 5%) dan fase air (sari buah 10% dan CMC 1%). Emulsi diuji karakteristik fisikokimianya meliputi tipe emulsi, viskositas, pH, bilangan peroksida, dan kadar asam lemak omega-3. Emulsi juga diuji karakteristik sensorinya meliputi warna, aroma, rasa, tekstur, dan kesukaan.


Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan sari buah berpengaruh signifikan terhadap karakteristik fisikokimia dan sensori emulsi minyak ikan. Formula emulsi terbaik adalah E1 dengan penambahan sari buah jeruk yang memiliki tipe emulsi minyak-dalam-air (O/W), viskositas 0,16 Pa.s, pH 4, bilangan peroksida 0 meq/kg, kadar asam lemak omega-3 27%, warna kuning muda transparan, aroma jeruk segar, rasa asam manis segar, tekstur lembut licin, dan kesukaan tertinggi.


Pemurnian Minyak Ikan Sardin dengan Sentrifugasi dan Adsorben untuk Meningkatkan Kualitas Emulsi




Artikel ini ditulis oleh Haryati et al. (2017) dan dipublikasikan dalam Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia. Artikel ini bertujuan untuk menentukan emulsi minyak ikan terbaik dari hasil samping penepungan ikan sardin (Sardinella sp.) yang mengandung asam lemak omega-3.


Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan memurnikan minyak ikan sardin hasil samping penepungan dengan cara sentrifugasi dan adsorben (karbon aktif). Minyak ikan sardin yang dimurnikan dibuat menjadi emulsi dengan cara mencampurkan fase minyak (lesitin 3% dan minyak) dan fase air (CMC 2% dan sari buah). Emulsi disimpan hingga terjadi creaming lalu diuji viskositas, pH, persen stabilitas, lama pemisahan, serta parameter oksidasi primer dan sekunder.


Hasil penelitian menunjukkan bahwa emulsi minyak ikan sardin terbaik adalah emulsi minyak ikan refined tanpa asam sitrat (RTS) dengan nilai viskositas (2470,31 cP), pH (5,64), persen stabilitas (56,14%) dan lama pemisahan (14 hari). Parameter oksidasi primer dan sekunder minyak terbaik adalah RTS dengan nilai FFA (14,87 %), PV (14,43 meq/kg), AV (32,57 meq KOH/g), AnV (17,3 meq/kg), dan Totox (46,16 meq/kg).


Kesimpulan




Jurnal emulsi minyak ikan pdf 63 adalah sebuah istilah yang mengacu pada kumpulan artikel ilmiah yang membahas tentang penelitian dan aplikasi emulsi minyak ikan. Artikel-artikel tersebut dapat diunduh secara gratis dalam format pdf dari berbagai sumber online.


Jurnal emulsi minyak ikan pdf 63 mencakup berbagai topik, seperti formulasi, uji stabilitas fisik, karakterisasi fisikokimia dan sensori, pemurnian minyak ikan, dan penggunaan emulsi minyak ikan dalam produk-produk tertentu. Artikel-artikel tersebut menunjukkan bahwa emulsi minyak ikan memiliki potensi sebagai produk yang bermanfaat bagi kesehatan manusia karena mengandung asam lemak omega-3 dan squalene yang memiliki peran penting dalam mencegah dan mengobati berbagai penyakit degeneratif. 6c859133af


https://soundcloud.com/vescimatpa/manycam-4123-for-pc-patched

About

Welcome to the group! You can connect with other members, ge...
Group Page: Groups_SingleGroup
bottom of page